Tuesday, November 15, 2016

Marco Van Houten

Apakah FBS adalah Broker Forex Terbaik bagi Trader?

Mengenali siapa broker forex kita sangatlah penting apa lagi dalam dunia bisnis forex. Dengan mengenali broker forex akan membuat kita merasa aman mendepositkan dana ke mereka, merasa aman dalam bertrading dan akan mempermudah segala urusan anda dengan regulasi regulasi nantinya. Tidak jarang kita sering mendengar keluh kesah beberapa trader, mengatakan mereka tidak dapat mengambil uang (withdraw) profit mereka, spread tiba tiba melar, server sering kali lag, dan beberapa keluh kesah lainnya.

Oleh karena itu mari kita cek apakah FBS adalah broker terbaik bagi trader untuk lebih mengenal broker terbaik bagi anda.

1. Regulasi / Legalitas Broker
Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah Regulasi atau legalitas dari broker tersebut. Sebisa mungkin anda harus mencari informasi mengenai legalisasi ini, baik melalui info tertera di website mereka maupun dengan menanyakannya langsung melalui “Contact Support”. Regulasi ini penting karena broker yang mempunyai regulasi jelas, dalam prakteknya broker tersebut diawasi oleh institusi keuangan. Dengan begitu, dana anda akan lebih aman. Untuk Broker lokal, regulasi ini diberikan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau dikenal dengan sebutan “Bappebti”. Sedangkan broker asing regulasi oleh diberikan oleh badan pengawas perdagangan seperti FSA, ASIC, CFTC dll, bergantung pada dinegara mana broker tersebut didirikan.

2. Layanan Pelanggan
Pertama tama pastikan broker tempat anda bertransaksi mempunyai alamat kantor jelas dan nyata adanya, tentu untuk hal ini google map dapat dimanfaatkan untuk memverifikasinya. Setelah kita resmi menjadi nasabah sebuah broker, hal pasti yang akan kita butuhkan adalah bantuan layanan pelanggan, baik melalui email, Telp., Fax, Chat, dll. Semakin banyak kontak yang dapat dihubungi akan semakin baik. Pastikan broker tersebut membuka layanan bantuan selama 24 jam penuh.

3. Platform Trading
Platform trading sangatlah penting untuk dipertimbangkan. Hal ini ditujukan agar dalam bertransaksi nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak ada kendala. Tips kali ini mencakup:

- Metatrader (Perhatikan apakah broker tersebut mendukung transaksi menggunakan software metatrader)
- Koneksi Server (Perhatikan kecepatan dalam mengeksekusi baik dalam membuka maupun menutup order. Apakah stabil, lagging, atau sering putus putus)
- Aplikasi Mobile (Apakah broker anda tersebut menyediakan platform trading untuk mobile/smartphone).

4. Leverage, Spread, dan Komisi
Secara umum untuk broker lokal masih menerapkan biaya komisi. Sedangkan untuk broker asing, umumnya hanya mengambil komii dari spread saja. Meskipun demikian, anda perlu memilah milah kembali broker mana yang memberikan spread kecil, karena besaran spread yang diterapkan masing masing broker berbeda. Apabila anda membutuhkan ketahanan margin yang besar, anda juga dapat memprioritaskan untuk memilih broker yang menyediakan pilihan leverage yang besar.

5. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda
Hal terakhir yang harus anda pertimbangkan adalah TOS (Term Of Service)/ Aturan umum yang diterapkan oleh broker tersebut. Ada beberapa broker yang tidak memperbolehkan menggunakan Robot Trading (EA) dan juga tidak memperbolehkan Scalping. Selain itu beberapa broker juga menerapkan aturan bahwa trader tidak diperbolehkan menutup transaksi sebelum berjalan selama 5 menit, meskipun order si Trader tersebut sudah profit. Apabila anda melanggar TOS sebuah broker, bisa jadi profit anda di cancel atau uang anda tidak dapat ditarik. Sangat merugikan bukan?

6. Review Para Trader
Selain kelima hal diatas, hal yang paling mudah untuk mengetahui tentang kredibilitas sebuah broker adalah dengan menanyakan review kepada rekan trader yang sudah mempunyai pengalaman dengan broker tersebut. Jika anda mempunyai tutor, anda juga dapat menanyakannya kepada tutor anda tersebut tentang broker apa yang direkomendasikan.


Dari ke 6 kriteria diatas, apakah menurut anda broker FBS termasuk kategori broker forex terbaik?

Update   : Berikut Klarifikasi FBS atas kasus Cancel Profit Klien